Dana Indonesia Raya
catatan kerja internal
Noindex · bukan autentikasi

Audit Juknis × generator kontrak · 20 September 2026

Kontrak yang punya jejak.

Catatan teknis tentang bagaimana kontrak Dukungan Interaksi Budaya 2026 dibentuk, bagian mana yang mengikuti Juknis, dan dari sumber data mana setiap bagian diambil.

Yang sudah terbaca jelas dari artefaknya.

Audit dilakukan terhadap ZIP Juknis 2026, PDF DIB yang tepat, dua template DOCX aktual, dan jalur generator sampai PDF penerima.

evidence checks34/34audit arsip, template, source, dan boundary berhasil
contract tests127test kontrak fokus lulus dari 9 file, termasuk 18 test draft baru
template DIB2perseorangan dan lembaga/komunitas
Juknis source65halaman PDF Persekjen Nomor 11 Tahun 2026

Bagian kontrak yang punya pijakan aturan.

Ini bukan berarti seluruh kalimat di DOCX disalin dari Juknis. Yang dipetakan di sini adalah aturan program yang terlihat di isi kontrak dan lampirannya.

Identitas program

Template memakai identitas Dukungan Interaksi Budaya dan struktur perjanjian penerima manfaat yang sejalan dengan Juknis DIB 2026.

Juknis bagian gambaran umum, tujuan, keluaran, dan hasil

Jenis penerima

Generator memilih template perseorangan atau lembaga/komunitas. Perbedaan utamanya adalah identitas lembaga dan jabatan penandatangan.

registry DIB + dua DOCX aktif

Pencairan 80 / 20

Tahap I dihitung 80 persen dan Tahap II menjadi sisa nilai sehingga total selalu kembali tepat ke nilai pendanaan.

Juknis bagian S · lampiran kontrak

Dokumen pencairan

Kontrak, proposal dan linimasa, RAB, rencana tahap, SPTJM, dokumen pajak, laporan akhir, dan laporan realisasi tercermin sebagai syarat statis atau placeholder.

Juknis bagian J dan S

Pengembalian dana

Kontrak mempertahankan klausul pengembalian sisa dana paling lama 30 hari kalender sejak permintaan pengembalian.

Juknis bagian T

Pemantauan & sanksi

Pasal pemantauan dan sanksi mengikuti bentuk program: pemantauan minimal sekali dan larangan mengikuti program selama tiga tahun untuk pelanggaran tertentu.

Juknis bagian U dan W

Dari batch sampai PDF yang dilihat penerima.

Kontrak bukan satu fungsi besar. Ia adalah rantai modul yang memisahkan konfigurasi batch, data penerima, template legal, versi dokumen, dan delivery PDF.

01

Konfigurasi batch

Admin mengisi SK, tahun, tanggal tanda tangan, nomor awal, durasi, dan deadline tahap. Tersimpan di contract_batches.

02

Roster & matching

TSV roster SK diimpor, lalu dicocokkan ke application. Data penetapan seperti nilai, judul, alamat, dan rekening menjadi basis item.

03

Pelengkap Borang A

NIK, telepon, email, dan jabatan penandatangan diambil dari application atau Borang A. Bank dan rekening dapat dilengkapi admin.

04

Pilih varian template

Program DIB memilih template aktif berdasarkan tipe penerima: perseorangan atau lembaga/komunitas.

05

Validasi field wajib

missingKontrakFields memblokir item yang belum matched, belum punya judul, alamat, rekening, bank, kontak, atau identitas wajib.

06

Isi DOCX & snapshot

Placeholder Word dinormalisasi lintas run, diisi, diunggah ke storage, lalu disimpan sebagai versi generated dengan dataSnapshot.

07

Render PDF

Endpoint penerima mengubah DOCX ke PDF lewat Gotenberg, menyimpan cache PDF, dan menambahkan watermark untuk tampilan.

08

Tanda tangan & eRISPRO

Penerima menandatangani, admin membubuhkan pihak kesatu, lalu proses e-meterai, PMO, dan eRISPRO berjalan melalui versi dokumen.

Setiap bagian datang dari tempat yang berbeda.

Kesalahan paling mudah terjadi ketika data operasional, keputusan penetapan, dan klausul legal dianggap satu sumber. Generator sudah memisahkannya.

SumberYang diambilPeran dalam kontrak
Juknis DIB 2026Aturan program, syarat pencairan, pelaporan, refund, pemantauan, sanksiKebenaran normatif untuk klausul dan persyaratan
SK penetapan / roster batchNomor SK, tahun, nomor kontrak, penerima, judul, nilai, alamat, rekeningBasis operasional penetapan. Ini diprioritaskan dibanding RAB lama
Application + Borang ANIK, telepon, email, jabatan penandatangan, detail identitasField personal dan kontak untuk mengisi placeholder
Template DOCX aktifPasal, lampiran, susunan legal, placeholder dan teks statisWadah final yang diisi generator, bukan sumber nilai program
Registry program DIBKode DIB, short code, tipe penerima, metadata kontrakMenentukan varian dan format nomor kontrak
Contract document versionsFile DOCX, hash, versi, snapshot field, readiness, PDF cacheJejak audit dan boundary menuju tanda tangan

Yang selaras, dan yang harus dikonfirmasi.

Temuan gap di bawah bukan asumsi. Ia muncul dari pencarian teks Juknis dan pembandingan langsung dengan default generator serta placeholder template.

selaras

80 / 20 terwujud di dua lapisan

Juknis menyebut Tahap Kesatu 80 persen dan Tahap Kedua 20 persen. Helper splitTahap menghitung 80 persen dengan pembulatan half-up dan menjadikan sisanya sebagai Tahap II.

selaras

30 hari refund tidak hilang

Klausul pengembalian dana ada di template dan Juknis menyebut batas paling lama 30 hari kalender. Ini termasuk bagian statis yang tidak dihasilkan dari field penerima.

perlu konfirmasi dasar

Laporan akhir: 20 hari atau sesuai perjanjian

Bagian K.2.y.2 dan R.6 menyebut paling lama 20 hari kalender setelah kegiatan selesai atau sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian pendanaan (PDF halaman 28 dan 34). Pasal 14 template memakai batas_pencairan_tahap2 dengan default tahap2DeadlineDays = 60. Angka 60 tidak disebut eksplisit dalam Juknis. Periksa perjanjian dan sumber kebijakannya sebelum menyimpulkan ketidaksesuaian. Field tenggat pencairan dan laporan akhir sebaiknya dipisahkan.

perlu konfirmasi

Durasi 10 bulan belum terbaca sebagai angka Juknis

Generator dan Pasal 6 template memakai default atau batas 10 bulan. Pada teks DIB yang diaudit tidak ditemukan frasa eksplisit 10 bulan. Konfirmasi apakah ini kebijakan internal atau harus mengikuti sumber penetapan tertentu.

Jejak pemeriksaan.

Halaman ini merangkum audit yang dapat diulang. Nomor baris adalah petunjuk kerja, bukan pengganti pembacaan dokumen resmi.

  • ZIPArsip terbaca dengan CRC bersih, berisi 12 PDF program. PDF DIB yang dipakai adalah Salinan Persekjen Nomor 11 Tahun 2026_DIB.pdf.
  • DOCXTemplate aktual memiliki 24 placeholder ter-normalisasi untuk perseorangan dan 26 untuk lembaga/komunitas.
  • CODEGenerator aktif berada di apps/dashboard/src/features/post-award/server/contract-batches.ts dan helper kontrak di .../lib/kontrak-batch.ts.
  • PDFDelivery penerima melewati -pdf-render.ts dan routes/api/contracts/view.ts, bukan mengirim DOCX mentah.
  • TEST9 file test kontrak lulus dengan total 127 test. Ini mencakup 109 test alur lama dan 18 test yang benar-benar mengisi tiga DOCX draft baru melalui builder dan renderer aplikasi.
  • DRAFTiga draft Juknis-only dibuat dengan Office CLI untuk perseorangan, komunitas, dan lembaga. Ini bukan format resmi, belum mengganti dua template aktif, dan belum diuji tanda tangan atau konversi PDF produksi. Peta setiap pasal dan sumber tersedia di docs/kontrak-generation/juknis-dib-2026/README.md.
Bagaimana membaca status halaman ini?

Selaras berarti ada bukti aturan dan implementasi yang sama. Perlu konfirmasi berarti implementasi punya nilai, tetapi sumber Juknis DIB tidak menunjukkan angka yang sama atau semantik field masih bercampur. Header dan meta noindex meminta mesin pencari tidak mengindeks halaman. Crawler diizinkan membaca halaman agar dapat melihat perintah tersebut. Ini bukan jaminan deindeks dan bukan autentikasi. Siapa pun yang memiliki URL tetap dapat membuka halaman.

Urutan perbaikan yang paling aman.

01. Pisahkan field deadline pencairan Tahap II dari field batas laporan akhir. 02. Pertahankan ketentuan lengkap: 20 hari atau sesuai perjanjian, lalu dokumentasikan dasar tenggat yang dipakai. 03. Dokumentasikan sumber durasi 10 bulan dan cocokkan lini masa dengan undangan sesuai bagian M. Menghapus tulisan 10 bulan dari template tidak mengubah cara sistem menghitung tanggal selesai. 04. Lakukan review Manajemen Pelaksana, lalu uji DOCX, PDF, dan tanda tangan sebelum mengaktifkan template.