Identitas program
Template memakai identitas Dukungan Interaksi Budaya dan struktur perjanjian penerima manfaat yang sejalan dengan Juknis DIB 2026.
Juknis bagian gambaran umum, tujuan, keluaran, dan hasilAudit Juknis × generator kontrak · 20 September 2026
Catatan teknis tentang bagaimana kontrak Dukungan Interaksi Budaya 2026 dibentuk, bagian mana yang mengikuti Juknis, dan dari sumber data mana setiap bagian diambil.
01 / peta cepat
Audit dilakukan terhadap ZIP Juknis 2026, PDF DIB yang tepat, dua template DOCX aktual, dan jalur generator sampai PDF penerima.
02 / mengikuti juknis
Ini bukan berarti seluruh kalimat di DOCX disalin dari Juknis. Yang dipetakan di sini adalah aturan program yang terlihat di isi kontrak dan lampirannya.
Template memakai identitas Dukungan Interaksi Budaya dan struktur perjanjian penerima manfaat yang sejalan dengan Juknis DIB 2026.
Juknis bagian gambaran umum, tujuan, keluaran, dan hasilGenerator memilih template perseorangan atau lembaga/komunitas. Perbedaan utamanya adalah identitas lembaga dan jabatan penandatangan.
registry DIB + dua DOCX aktifTahap I dihitung 80 persen dan Tahap II menjadi sisa nilai sehingga total selalu kembali tepat ke nilai pendanaan.
Juknis bagian S · lampiran kontrakKontrak, proposal dan linimasa, RAB, rencana tahap, SPTJM, dokumen pajak, laporan akhir, dan laporan realisasi tercermin sebagai syarat statis atau placeholder.
Juknis bagian J dan SKontrak mempertahankan klausul pengembalian sisa dana paling lama 30 hari kalender sejak permintaan pengembalian.
Juknis bagian TPasal pemantauan dan sanksi mengikuti bentuk program: pemantauan minimal sekali dan larangan mengikuti program selama tiga tahun untuk pelanggaran tertentu.
Juknis bagian U dan W03 / mesin modular
Kontrak bukan satu fungsi besar. Ia adalah rantai modul yang memisahkan konfigurasi batch, data penerima, template legal, versi dokumen, dan delivery PDF.
Admin mengisi SK, tahun, tanggal tanda tangan, nomor awal, durasi, dan deadline tahap. Tersimpan di contract_batches.
TSV roster SK diimpor, lalu dicocokkan ke application. Data penetapan seperti nilai, judul, alamat, dan rekening menjadi basis item.
NIK, telepon, email, dan jabatan penandatangan diambil dari application atau Borang A. Bank dan rekening dapat dilengkapi admin.
Program DIB memilih template aktif berdasarkan tipe penerima: perseorangan atau lembaga/komunitas.
missingKontrakFields memblokir item yang belum matched, belum punya judul, alamat, rekening, bank, kontak, atau identitas wajib.
Placeholder Word dinormalisasi lintas run, diisi, diunggah ke storage, lalu disimpan sebagai versi generated dengan dataSnapshot.
Endpoint penerima mengubah DOCX ke PDF lewat Gotenberg, menyimpan cache PDF, dan menambahkan watermark untuk tampilan.
Penerima menandatangani, admin membubuhkan pihak kesatu, lalu proses e-meterai, PMO, dan eRISPRO berjalan melalui versi dokumen.
04 / sumber data
Kesalahan paling mudah terjadi ketika data operasional, keputusan penetapan, dan klausul legal dianggap satu sumber. Generator sudah memisahkannya.
| Sumber | Yang diambil | Peran dalam kontrak |
|---|---|---|
| Juknis DIB 2026 | Aturan program, syarat pencairan, pelaporan, refund, pemantauan, sanksi | Kebenaran normatif untuk klausul dan persyaratan |
| SK penetapan / roster batch | Nomor SK, tahun, nomor kontrak, penerima, judul, nilai, alamat, rekening | Basis operasional penetapan. Ini diprioritaskan dibanding RAB lama |
| Application + Borang A | NIK, telepon, email, jabatan penandatangan, detail identitas | Field personal dan kontak untuk mengisi placeholder |
| Template DOCX aktif | Pasal, lampiran, susunan legal, placeholder dan teks statis | Wadah final yang diisi generator, bukan sumber nilai program |
| Registry program DIB | Kode DIB, short code, tipe penerima, metadata kontrak | Menentukan varian dan format nomor kontrak |
| Contract document versions | File DOCX, hash, versi, snapshot field, readiness, PDF cache | Jejak audit dan boundary menuju tanda tangan |
05 / temuan
Temuan gap di bawah bukan asumsi. Ia muncul dari pencarian teks Juknis dan pembandingan langsung dengan default generator serta placeholder template.
Juknis menyebut Tahap Kesatu 80 persen dan Tahap Kedua 20 persen. Helper splitTahap menghitung 80 persen dengan pembulatan half-up dan menjadikan sisanya sebagai Tahap II.
Klausul pengembalian dana ada di template dan Juknis menyebut batas paling lama 30 hari kalender. Ini termasuk bagian statis yang tidak dihasilkan dari field penerima.
Bagian K.2.y.2 dan R.6 menyebut paling lama 20 hari kalender setelah kegiatan selesai atau sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian pendanaan (PDF halaman 28 dan 34). Pasal 14 template memakai batas_pencairan_tahap2 dengan default tahap2DeadlineDays = 60. Angka 60 tidak disebut eksplisit dalam Juknis. Periksa perjanjian dan sumber kebijakannya sebelum menyimpulkan ketidaksesuaian. Field tenggat pencairan dan laporan akhir sebaiknya dipisahkan.
Generator dan Pasal 6 template memakai default atau batas 10 bulan. Pada teks DIB yang diaudit tidak ditemukan frasa eksplisit 10 bulan. Konfirmasi apakah ini kebijakan internal atau harus mengikuti sumber penetapan tertentu.
06 / evidence ledger
Halaman ini merangkum audit yang dapat diulang. Nomor baris adalah petunjuk kerja, bukan pengganti pembacaan dokumen resmi.
Salinan Persekjen Nomor 11 Tahun 2026_DIB.pdf.apps/dashboard/src/features/post-award/server/contract-batches.ts dan helper kontrak di .../lib/kontrak-batch.ts.-pdf-render.ts dan routes/api/contracts/view.ts, bukan mengirim DOCX mentah.docs/kontrak-generation/juknis-dib-2026/README.md.Selaras berarti ada bukti aturan dan implementasi yang sama. Perlu konfirmasi berarti implementasi punya nilai, tetapi sumber Juknis DIB tidak menunjukkan angka yang sama atau semantik field masih bercampur. Header dan meta noindex meminta mesin pencari tidak mengindeks halaman. Crawler diizinkan membaca halaman agar dapat melihat perintah tersebut. Ini bukan jaminan deindeks dan bukan autentikasi. Siapa pun yang memiliki URL tetap dapat membuka halaman.
01. Pisahkan field deadline pencairan Tahap II dari field batas laporan akhir. 02. Pertahankan ketentuan lengkap: 20 hari atau sesuai perjanjian, lalu dokumentasikan dasar tenggat yang dipakai. 03. Dokumentasikan sumber durasi 10 bulan dan cocokkan lini masa dengan undangan sesuai bagian M. Menghapus tulisan 10 bulan dari template tidak mengubah cara sistem menghitung tanggal selesai. 04. Lakukan review Manajemen Pelaksana, lalu uji DOCX, PDF, dan tanda tangan sebelum mengaktifkan template.